Lembah Manah merupakan salah satu destinasi wisata alam tersembunyi yang menawarkan keindahan lanskap hijau yang asri, udara sejuk, serta suasana yang jauh dari gangguan kota. Meskipun sering dikaitkan dengan wilayah sekitar eks-kawedanan Lasem di Kabupaten Rembang, secara administratif lokasi tepatnya berada di Desa Sanetan (atau Senetan), Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah . Jaraknya dari pusat kota Rembang adalah sekitar 27 kilometer ke arah timur, dan tempat ini juga relatif mudah diakses bagi wisatawan yang datang dari kawasan Lasem dan sekitarnya.
Daya tarik utama dari Lembah Manah adalah panorama hutannya yang lebat, pepohonan rindang, serta sebaran bebatuan alami berukuran besar yang membuat suasana di lokasi ini terasa seperti di negeri dongeng. Tempat ini sangat cocok digunakan untuk melepas penat (penyembuhan), berkemah (berkemah), melakukan eksplorasi ringan di sepanjang jalur lembah, sekaligus melestarikan foto estetika untuk media sosial. Karena fasilitas pendukung di kawasan ini masih tergolong sangat alami dan sederhana, pengunjung disarankan untuk membawa bekal makanan sendiri, alas duduk atau tikar, serta selalu menjaga kebersihan dengan tidak meninggalkan sampah sembarangan.
Saya naik motor sementara kedua kawan bersepeda dari Kudus. Hari sudah sore ketika kami bertemu saat hendak masuk ke arah selatan dari jalan raya Pantura. Tentu butuh kondisi tubuh yang prima karena jalanan akan menanjak menuju perbukitan gunung Argo lasem. Kondisi jalan hanya cocok untuk sepeda motor kecuali mobil adalah spesifikasi 4 WD. Ada fasilitas yang lumayan lengkap disitu; Warung, MCK dan Mushola. Namun tidak ada penerangan yang memadai sehingga gelap gulita di malam hari. Perlu diketahui kawasan ini jauh dari perkampungan sehingga kesan alam liar masih terasa.
Lembah Manah | ink on paper | A4 | 2026














